Jumat, 19 September 2025

Keseruan Belajar Matematika di kelas 9A


 Songgon, 20 September 2025 – Suasana ruang kelas di SMP Negeri 3 Songgon hari ini terasa berbeda. Dengan penataan ruang yang rapi dan hiasan dinding bernuansa aesthetic, siswa-siswi tampak lebih bersemangat mengikuti pembelajaran Matematika. Kegiatan belajar kali ini berfokus pada materi rumus eliminasi dalam sistem persamaan linear dua variabel.

Di bawah bimbingan guru Matematika, para siswa diajak untuk memahami langkah-langkah penyelesaian soal dengan metode eliminasi. Guru memberikan contoh soal di papan tulis, kemudian siswa bersama-sama mencoba mengerjakan dengan bimbingan langsung.

Tidak hanya duduk pasif, siswa dibagi menjadi beberapa kelompok kecil. Mereka berdiskusi, saling membantu, dan berlatih mengerjakan soal eliminasi di kertas kerja masing-masing. Suasana belajar semakin hidup, ditambah dekorasi kelas yang mendukung—tanaman hias di sudut ruangan, papan motivasi belajar, serta pencahayaan alami dari jendela yang membuat ruangan terasa nyaman.

Salah satu siswa mengungkapkan bahwa belajar dalam suasana seperti ini membuat mereka lebih fokus dan tidak mudah bosan. “Belajarnya jadi seru, apalagi kalau mengerjakan soal bersama teman-teman,” katanya.

Di akhir pembelajaran, guru memberikan kesempatan kepada perwakilan kelompok untuk mempresentasikan jawaban di depan kelas. Hal ini tidak hanya mengasah kemampuan Matematika, tetapi juga melatih rasa percaya diri siswa. Dengan suasana yang mendukung, pembelajaran rumus eliminasi di SMP Negeri 3 Songgon berlangsung menyenangkan sekaligus bermakna.

Kegiatan Pelajaran Informatika Kelas 9A

Songgon, 20 September 2025 – Suasana ruang kelas 9A SMP Negeri 3 Songgon tampak begitu aktif saat pelajaran Informatika berlangsung. Para siswa mengikuti kegiatan pembelajaran dengan penuh antusias di bawah bimbingan guru pengampu mata pelajaran, Bapak Abdul Haris Hairu, S.Kom.

Dalam pembelajaran kali ini, materi yang dipelajari adalah Dasar-Dasar Pemrograman dan Pengenalan Algoritma. Siswa diajak untuk memahami bagaimana sebuah perintah sederhana dapat diterjemahkan menjadi suatu program komputer. Kegiatan diawali dengan penjelasan konsep dasar oleh guru, kemudian dilanjutkan dengan praktik langsung menggunakan komputer/laptop.

Para siswa terlihat serius memperhatikan instruksi yang diberikan. Ada yang mencatat penjelasan di buku, ada pula yang langsung mencoba mengetikkan kode sederhana di perangkat mereka. Guru juga memberikan contoh kasus nyata agar siswa lebih mudah memahami manfaat pemrograman dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, pembelajaran dilakukan dengan pendekatan diskusi kelompok kecil. Siswa berlatih memecahkan soal pemrograman sederhana bersama teman sebaya, kemudian mempresentasikan hasilnya di depan kelas. Hal ini menumbuhkan sikap kerjasama, berpikir kritis, dan percaya diri.

Menurut salah satu siswa, belajar informatika membuat mereka lebih tertantang dan termotivasi untuk mempelajari teknologi. “Awalnya terlihat sulit, tetapi kalau dipelajari bersama-sama jadi menyenangkan,” ujar salah satu siswa kelas 9A.

Di akhir pembelajaran, guru memberikan refleksi singkat dan penugasan untuk memperdalam pemahaman. Dengan kegiatan seperti ini, diharapkan siswa tidak hanya mengenal teori informatika, tetapi juga mampu menguasai keterampilan dasar yang bermanfaat untuk jenjang pendidikan berikutnya.

Keseruan Belajar Matematika di kelas 9A

  Songgon, 20 September 2025 – Suasana ruang kelas di SMP Negeri 3 Songgon hari ini terasa berbeda. Dengan penataan ruang yang rapi dan hia...